PMI Kabupaten Klaten Gelar Gowes Bersama Mas Bupati Klaten Semarakkan HUT PMI ke-80

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-80, PMI Kabupaten Klaten menggelar kegiatan Gowes Bersama Mas Bupati Klaten pada Minggu (12/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di halaman Taman Lampion, Jl. Veteran Klaten ini diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Mas Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom yang sekaligus memberangkatkan peserta gowes. Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh Camat se-Kabupaten Klaten, serta Ketua PMI Kecamatan se-Kabupaten Klaten. Kedatangan Mas Bupati disambut hangat oleh Ketua PMI Kabupaten Klaten, Drs. H. Purwanto Anggono Cipto, M.Si bersama jajaran pengurus.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten, karyawan, relawan PMI, komunitas gowes di wilayah Klaten, masyarakat umum, serta Pendonor Darah Sukarela. Tercatat sebanyak kurang lebih 350 peserta ikut meramaikan kegiatan gowes yang menempuh rute sejauh kurang lebih 15 kilometer, dengan start dan finish di Taman Lampion.

Selain gowes, PMI Kabupaten Klaten juga mengadakan Aksi Tebar Kebaikan berupa kegiatan Donor Darah Sukarela di lokasi acara.

Dalam sambutannya, Mas Bupati Klaten menyampaikan bahwa kegiatan gowes ini tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial di masyarakat.

“Kegiatan gowes bersama ini bukan hanya ajang olahraga, namun juga momentum untuk menumbuhkan semangat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Sejalan dengan semangat PMI ke-80, kita diingatkan kembali akan pentingnya peran kemanusiaan tanpa batas membantu sesama tanpa memandang suku, agama, ataupun golongan,” ujar Mas Bupati.

Mas Bupati juga menambahkan bahwa kegiatan gowes seperti ini sangat bermanfaat bagi tubuh karena dapat menjaga kebugaran dan meningkatkan kesehatan jasmani.

“Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan gowes seperti ini juga membuat badan kita menjadi lebih sehat, bugar, dan penuh semangat. Badan yang sehat tentu akan membuat kita lebih produktif dalam beraktivitas dan berbuat kebaikan bagi sesama,” tambahnya.

Mas Bupati turut memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran PMI Kabupaten Klaten dan relawan atas dedikasi mereka dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PMI, para relawan, serta masyarakat yang terus mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan di Klaten tercinta. Melalui kegiatan Gowes Bersama ini, mari kita jadikan momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kesehatan jasmani, sekaligus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Klaten, Drs. H. Purwanto Anggono Cipto, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 PMI sekaligus sebagai ajang mempererat hubungan dengan para mitra dan relawan.

“Kegiatan gowes bersama bupati ini digelar untuk memperingati HUT PMI ke-80 sekaligus mengakrabkan mitra PMI. Kita tidak hanya mengundang bupati dan kepala OPD saja, tetapi juga mitra serta relawan PMI. Ke depan, kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara rutin agar tali silaturahmi antarinstansi dan masyarakat terus terjaga,” tutur Purwanto.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Klaten berharap semangat kebersamaan dan kemanusiaan terus tumbuh di masyarakat. Selain menebarkan kebaikan, kegiatan gowes juga menjadi wujud gaya hidup sehat yang penuh manfaat, menjaga tubuh tetap bugar sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

1.150 Siswa Perebutkan Piala Bupati dalam Lomba Pertolongan Pertama Bagi PMR Madya dan Wira se-Kabupaten Klaten

Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Klaten menggelar Lomba Pertolongan Pertama Piala Bupati yang diikuti 1000 siswa bagi Palang Merah Remaja ( PMR ) Madya dan Wira se-Kabupaten Klaten di kompleks Sekolah SMK N 1 Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ( Jateng ), Sabtu (27/09/2025).

Para peserta terdiri dari 115 Sekolah atau kontingen dan Masing-masing sekolah atau kontingen terdiri dari 10 orang peserta Palang Merah Remaja ( PMR ) Madya setingkat Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) atau Madrasah Tsanawiyah ( MTS ) dan PMR Wira setingkat Sekolah Menenengah Atas ( SMA ), Sekolah Menengah Kejuruan ( SMk ) atau Madrasah Aliyah ( MA ) se Kabupaten Klaten baik Negri maupun Swasta. Jumlah peserta PMR Wira 41 Sekolah dan untuk PMR Madya 74 Sekolah, jadi ada 115 Sekolah yang mengikuti krgiatan ini.

Adapun beberapa lomba yang akan dinilai adalah Lomba Kasus Pertolongan Pertama dannLomba Tes Tertulis Pertolongan Pertama, serta para prserta juga dibekali dengan Edukuasi Pertolongan Pertama.

Lomba secara langsung dibuka oleh Bupati Kabupaten Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom dan secara simbolis penyematan tanda peserta lomba bagi PMR Madya dan Wira.

Dalam sambutan Bupati Kabupaten Klaten, mas Hamenang Menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten sangat mengapresiasi atas terselenggaranya lomba Pertolongan Pertama PMR Madya dan Wira se-Kabupaten Klaten oleh PMI Kabupaten Klaten dengan melibatkan 1000 peserta, 200 orang panitia pendukung serta juga melibatkan PMI tetangga sebagai tim juri.

” Atas nama pribadi, Masayarakat dan Pemerintah Kabupaten Klaten saya menyambut baik dan mengapresiasi dengan setinggi-tingginya kepada Ketua PMI Kabupaten Klaten beserta jajaranya atas prakarsanya menggelar lomba Pertolongan Pertama dengan peserta PMR Madya dan Wira se-Kabupaten Klaten baik Negri maupun Swasta untuk memperebutkan Piala Bupati Tahun 2025″ Tuturnya

Mas Bupati berharap melalui Lomba Pertolongan Pertama PMR Madya dan Wira se-Kabupaten Klaten yang diadakan oleh PMI Kabupaten Klaten ini dapat dijadikan sarana untuk mengevaluasi kegiatan pembinaan PMR disekolah masing-masing, persiapan pemecahan rekor muri, dan juga dapat membantu Pemerintah dalam pelaksanaan program Satuan Pendidikan Aman Bencana ( SPAB ), serta dapat meningkatkan kapasitas anggota PMR dalam bertugas sehari-hari disekolah.

” Semoga acara Lomba Pertolongan Pertama PMR Madya dan Wira se Kabupaten Klaten Piala Bupati Tahun 2025 ini berjalan lancar, memberikan manfaat yang besar untuk kegiatan Kepalngmerahan, serta semakin mempererat tali silaturahmi antara PMR Madya dan PMR Wira se Kabupaten Klaten”, Pungkasnya.

Sementara itu Ketua Palang Merah Indonesia ( PMI ) Kabupaten Klaten mengatakan lomba Piala Bupati ini diselenggarakan sebagai sarana evaluasi, pembinaan, dan pengembangan ketrampilan anggot PMR dalam menerapkan pengetahuan dan kemampuan memberikan Pertolongan Pertama pada situasi darurat.

” Jadikan lomba ini bukan semata-mata ajang mencari kemenangan, melainkan sebagai sarana belajar. Setiap ketrampilan yang dilatih hari ini akan menjadi bekal berharga di masa depan, baik ketika menghadapi kejadian darurat dilingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat”, tegasnya.

“Menang atau kalah hanyalah hasil, tetapi pengalaman, kebersamaan, dan keberanian untuk mencoba adalah nilai yang lebih mulia”, imbuhnya

Ketua PMI Kabupaten Klaten juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bupati Kabupaten Klaten mas Hamenang yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan PMI kabupaten Klaten.

” Harapan saya, kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi agenda rutin yang semakin berkualitas. Dengan begitu akan lahir generasi muda diklaten yang siap menajdi agent of humabity”, pungkasnya.

Perlu diketahui dalam kegiatan Lomba Pertolongan Pertama Piala Bupati, PMI Kabupaten Klaten menggandeng PMI tetangga sebagai tim juri. Yang ditunjuk Sebagai tim juri Diantaranya adalah PMI Kabupaten Sukoharjo, PMI Kota Magelang, PMI Kabupaten Purworejo, PMI Kabupaten Karanganyar dan PMI Kabupaten Boyolali.

Disela-sela kegiatan yang sama, Ketua Panitia Lomba Piala Bupati, Kamidi, S.P.d M.Pd mengatakan bahwa dasar kegiatan lomba ini adalah UUD No.1 tahun 2018 tentang Kepalang Merahan dan MOU Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten tentang pembinaan dan pengembangan kegiatan Kepalangmerahan di kalangan pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik.

” Tujuanya adalah memberikan wadah kepada PMR untuk belajar menjalankan perannya sebagai pendukung sebaya, model sebaya, dan pendidik sebaya” ungkapnya